Usaha terbaik untuk kesehatan dan pertumbuhan yang baik pada bayi adalah selalu memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi, karena ASI merupakan asupan makanan utama, sempurna, terlengkap dan terbaik bagi pertumbuhan anak yang baru dilahirkan. Selain itu, ASI membuat bayi memiliki kecerdasan yang lebih dan daya tahan tubuh yang baik pada kemudian hari dibandingkan dengan anak-anak yang menggunakan susu formula.
Di postingan sebelumnya, kita sudah mengetahui bahwa penggunaan susu formula yang terlalu sering tanpa adanya pemberian ASI secara eksklusif akan membuat kurang bagus untuk tumbuh kembang anak. Apalagi susu formula belum tentu steril sehingga perlu diperhatikan bagaimana cara aman untuk mengonsumsinya.
ASI adalah asupan utama bayi yang memiliki banyak keunggulan, diantaranya adalah:
- ASI mengandung protein, karbohidrat, lemak, dan mineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang seimbang.
- ASI mengandung perlindungan alami untuk mencegah infeksi, karena zat kekebalan tubuh didapat bayi dari ibunya melalui ASI.
- Kandungan ASI yang kaya akan karotenoid dan selenium, membuat ASI berperan dalam system pertahanan tubuh.
- Bayi yang diberi ASI biasanya mendapatkan dua asam lemak penting; asam karbohidrat (AA) dan asam docosaheksanoat (DHA) dalam kadar yang ideal. Para penelitu percaya bahwa AA dan DHA merupakan nutrisi dalam ASI yang berperan dalam meningkatkan perkembangan mental dan penglihatan bayi (dibandingkan dengan bayi yang diberikan susu formula tanpa nutrisi tersebut). Kandungan DHA dalam ASI sangat sesuai dengan yang dibutuhkan oleh bayi, dan kandungannya yang lebih lembut memungkinkan usus bayi dapat menyerapnya secara lebih optimal dan tidak membutuhkan energi banyak untuk mencernanya.
- ASI mengandung nukleotida dalam jumlah banyak. Nukleotida berperan penting dalam perkembangan sistem kekebalan tubuh dan system pencernaan bayi.
- Bayi yang diberi ASI tujuh kali lebih jarang terkena radang paru-paru dan empat kali tidak terkena radang otak atau meningitis.
- Komposisi ASI dapat berubah tiap waktu, tidak hanya setiap harinya, tetapi setiap jam, menit bahkan setiap detiknya, disesuaikan dengan kondisi bayi dan kebutuhan bayi. Misalnya ketika bayi lapar, maka kandungan ASI akan lebih kental dan padat agar bayi kenyang, namun apabila bayi hanya haus, maka komposisi ASI cenderung lebih banyak mengandung mineral. Perubahan komposisi ASI berlaku pada keadaan bayi, misalnya sedang sakit ataupun sehat. Hal ini tidak akan ditemukan pada susu formula.
Demikianlah beberapa keunggulan ASI dibandingkan susu formula. Jangan terkecoh dengan banyaknya iklan promosi produk susu formula di televisi. Walau bagaimanapun, ASI lebih bagus untuk tumbuh kembang bayi. Dan kalau sampai terpaksa harus menggunakan susu formula, maka carilah susu formula yang aman dan cocok untuk bayi anda. Dan, jangan kurangi asupan ASI untuk bayi anda, karena susu formula hanyalah sebagai tambahan nutrisi saja dikala ibu tidak bisa memberikan ASI nya dikarenakan beberapa sebab, misalnya ASI nya sedikit atau ibu bekerja. Semoga bermanfaat ^^
Sumber: Majalah Al Mawaddah, dengan tambahan dari pemilik blog.
makasih mas, artikelnya bermanfaat sekali hhe..
sehat trus sama arfa nya mas amin
makasih mas rizky atas doanya dan juga sudah berkenan mampir ke blog saya
semoga mas rizky sehat selalu dan sukses terus
salam juga untuk keluarga
Kang Ian sudah lama sekali tidak menyapa.
Turut bahagia sekarang Kang Ian sudah menjadi ayah untuk putri kecilnya.
Selamat untuk Kang Ian dan istri.
Semoga diberi keberkahan oleh Allah SWT.
Jangan lupa ASI memang tiada duanya. Semoga si kecil tumbuh sehat dan pintar.
putra bukan putri hehe..
alhamdulillah.. makasih ya atas kunjungan dan do’anya
Alhamdulillah, saya dahulunya mendapat ASI selama dua tahun.. xixixixixi
alhamdulillah pantes jd anak pintar hehe