Pernikahan

Grogi Menjelang Pernikahan

Berbicara mengenai tema pernikahan memang tidak akan ada habisnya. Apalagi bagi anda yang menjelang waktu dekat ini mau melangsungkan acara yang sakral ini. Kalau dibayangkan, menikah memang indah ya.. bisa mesra-mesraan, bisa sayang-sayangan.. waduh romantis sekali hehe. Tapi.. jangan lupa juga loh bahwa dibalik itu semua ada ujiannya :D . Ujian apakah itu? Anda rasakan sendiri saja nanti ..

Namun walaupun begitu, sebenarnya jangan terpaku sama bayangan-bayangan buruk dulu ya gak? Nanti malah jadi parno deh! Insya Alloh seiring waktu dan banyaknya pengalaman, kita akan bisa koq melewati itu semua. Maka dari itu selain fisik dan materi, faktor mental pun berpengaruh dalam kesiapan kita untuk menikah. Karena itu kita harus tahu bagaimana dan apa saja yang harus dilakukan apabila terjadi konflik dan masalah-masalah yang biasa terjadi dalam rumah tangga.

Nah, untuk itu bagi anda yang mau menikah, mungkin nanti akan merasakan yang namanya grogi atau gugup menjelang pernikahan. Perasaan ini memang wajar, jika pernikahan yang akan anda jalani ini merupakan pernikahan perdana anda. Kenali dulu beberapa perasaan grogi menjelang pernikahan berikut ini, supaya anda bisa enjoy di hari bahagia anda!

1. Grogi ketika menentukan calon pasangan

Perasaan ini biasanya menjangkit kepada orang yang ‘merasa’ memiliki kekurangan, entah itu fisik, harta dan sebagainya yang membuat orang ini minder. Biasanya mereka lebih cenderung menerima tanpa banyak memilih (nyadar diri kali yah..kaya saya hehe ) dan protes. Walaupun begitu, orang yang ‘merasa’ memiliki kelebihan banyak juga bisa saja terkena penyakit grogi,  karena grogi disini bisa diartikan kekhawatiran yang berlebih tentang sesuatu, sehingga grogi tersebut bisa menjadi sebuah kekhawatiran yang diluar batas. Untuk itu, bagi anda yang sedang galau karena bingung dalam menentukan calon pasangan hidup anda, kini saatnya anda bangkitkan perasaan percaya diri anda, karena Allah sudah menentukan jodoh bagi setiap anak manusia. Jadi.. enjoy aja ok?

2. Grogi ketika sudah memantapkan pilihan dan bermaksud melangkah serius

Alhamdulillah akhirnya anda berhasil juga memilih ‘si dia’, dan calon mertua anda juga menerima walau harus lobi sana-sini dengan proses pendekatan yang bisa dibilang tidak sedikit mengeluarkan dana hehe. Tapi jangan khawatir, yang penting anda jadi menikah kan? Kalaupun masih merasa gugup dan grogi, paling juga pada saat ini anda hanya akan dihadapkan oleh berbagai hal teknis dan segala tetek bengek yang biasa dilakukan oleh calon pasangan yang akan menikah. Anda merasa kekurangan dana untuk menikah? Atau merasa belum mampu untuk menafkahi keluarga dengan kondisi keuangan anda yang pas-pasan? Negosiasikan hal ini dengan calon pasangan dan mertua anda. Siapa tahu ada solusi yang terbaik untuk masalah anda :)

3. Grogi setelah lamaran dan menjelang  pesta pernikahan

Memang kadang ada beberapa orang yang ketika akan menjelang pesta pernikahan mereka tampak stress dan depressi. Mereka kadang selalu dihantui oleh bayangan-bayangan buruk yang tidak ada dasarnya. Ada yang stress membayangkan beratnya tanggung jawab menjadi seorang suami atau istri, atau takut kalau nanti pasangan selingkuh setelah menikah, takut pasangan berkurang cinta dan perhatiannya, atau bahkan ada yang takut menghadapi malam pertama. Padahal asik kan? hehe.

Sebenarnya masih banyak kekhawatiran dan perasaan-perasaan buruk yang muncul menjelang pernikahan, namun dengan niat yang tulus tentunya kita bisa dong mengatasi itu semua. Kalau anda perlu konsultasi, anda bisa berbagi dengan saya. Setidaknya saya sudah sedikit berpengalaman dalam masalah ini hehe. Silakan hubungi saya disini.

Komentar

comments

4 Comments

  1. Mas, kira-kira apa ya tandanya kalo pasangan (pacar) kita adalah orang yang tepat buat kita nikahi? :)

    • ya tanya aja mau ga nikah sama saya.. kalau mau ya itu jodohnya mas.. kalao g mau ya itu berarti bukan jodohnya hehe

  2. tinggal enaknya kok pake grogi sih.

    • iya enak sih udah pernah nyoba ya :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>