Kehamilan adalah proses yang luar biasa yang Allah ciptakan hanya untuk para wanita, dimana selama proses kehamilan terjadi Allah memberikan berbagai cobaan untuk menguji kesabaran calon ibu dan calon ayah sebagai bentuk kasih sayangnya pada si buah hati. Dan di antara cobaan itu salah satunya adalah sembelit atau susah BAB (Buang Air Besar)
Sedikit sharing pengalaman saya sebagai suami dan ayah, ketika waktu hamil kemarin pun istri saya sempat merasakan sembelit di beberapa periode masa kehamilannya. Terutama di trimester pertama dimana waktu itu istri sampai dirawat di Rumah Sakit. Selain karena Hyper Emesis (mual dan muntah yang berlebihan yang mengakibatkan kondisi tubuh ibu hamil lemah bahkan istri saya sampai pingsan) juga dikarenakan sembelit yang cukup parah yang dirasakan oleh istri saya sampai-sampai ketika di Rumah Sakit, oleh dokternya diberikan obat bantuan untuk mempermudah keluarnya BAB tersebut. Kalau inget-inget kejadian tersebut sempat panik juga.
Memang sih sembelit itu umum terjadi pada wanita hamil. Karena selama kehamilan gerakan makanan melalui usus jadi lebih lambat dari sebelum hamil. Inilah yang menyebabkan nutrient dan air terserap lebih banyak dan menimbulkan sembelit. Selain itu, tekanan rahim yang semakin besar pada daerah usus besar pun kemungkinan bisa memperparah keadaan sembelit ini.
Walaupun begitu, sebenarnya ibu hamil tidak perlu khawatir karena setiap wanita hamil memang beresiko mengalami sembelit. Tapi meskipun wajar terjadi pada ibu hamil, sembelit itu tidak bisa dibiarkan begitu saja loh, sebab bila terus menerus akan memicu timbulnya kanker usus di kemudian hari.
Adapun perawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah sembelit antara lain:
- Minum banyak cairan dan makan makanan yang kaya akan serat seperti buah-buahan segar (bisa dijadikan jus) dan sayuran hijau, saat dalam proses pencernaan makanan tersebut akan membantu gerakan usus yang berupa gelombang dalam usus. Serat akan membentuk massa kotoran di usus besar menjadi lebih besar karena tercampur air, sehingga pengeluaran kotoran akan lebih mudah dan tidak keras.
- Olah raga teratur. Olah raga ringan misalkan berjalan kaki sering kali dilupakan oleh ibu-ibu padahal jalan kaki dapat membantu untuk buang air teratur.
- Konsumsi banyak air putih, minimal dua liter per hari agar makanan lebih mudah diserap dalam usus dan ampasnya akan lebih lunak dikeluarkan, sehingga otot-otot usus tidak perlu bekerja keras mengeluarkan kotoran.
- Jika ibu hamil minum tablet zat besi atau tambah darah, perhatikan cara minumnya yaitu sebaiknya diminum menjelang tidur dengan air putih diimbangi dengan vitamin C karena vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh, dan perbanyak makan makanan tinggi serat. Zat besi disinyalir dapat menimbulkan sembelit pada ibu hamil, jadi ada baiknya anda tanyakan pada dokter atau bidan anda untuk mengganti zat besi dengan suplemen zat besi yang tidak menimbulkan sembelit.
- Jangan menggunakan obat pencahar selama masa kehamilan.
Semoga sharing dan juga informasi yang saya tulis ini bermanfaat untuk anda semuanya, khususnya bagi anda para ibu yang kini sedang hamil atau bagi anda para suami yang istrinya kini sedang hamil
Beberapa paragraph mengenai “sembelit pada wanita hamil” ini saya kutip dari rubrik konsultasi kebidanan di Majalah Al Mawaddah.
ohh seperti itu yah buat mengatasinya, baru tau jg hhe lumayan nambah ilmu jg hhe biar bisa melindungi istri nan tercinta yang lagi hamil
wah selamat mas ricko
semoga istri dan bayinya selalu sehat ya.. saya do’akan ^^
makasih atas kunjungannya ..
wah,, nnti saya kalau punya istri mngkin akan merasakan begini ya
emang belum punya ya hehe
ini pernah terjadi pada istri saya tercinta, betapa sangat menyakitkan baginya di hamilan kedua ceritanya di mamatutik.com tapi banyak hal hormonal yang memang mengakibatkan hal ini
kayanya mungkin semua wanita hamil merasakan ini… kecuali suaminya paling juga mencret wkwkw