Mandi besar atau mandi junub memiliki manfaat yang banyak sekali, diantaranya di samping menjaga kebersihan badan, mandi besar juga memberikan kebugaran pada tubuh. Mandi besar dilakukan setelah anda melakukan hubungan intim dengan suami atau istri anda, atau bisa juga ketika anda mimpi basah hingga mengeluarkan air mani
Seusai melakukan hubungan intim biasanya seseorang mengalami penurunan tenaga yang drastis dan timbul rasa malas. Maka dengan mandi besar kekuatan yang hilang sehabis hubungan akan pulih kembali, dan semangat baru akan muncul.
Dan dalam postingan kali ini, saya akan menyajikan tata cara mandi besar yang sempurna yang telah dijelaskan oleh Rasulullah dalam hadits-haditsnya. Saya menuliskannya dengan ringkas namun saya merujuk ke artikel yang terdapat keterangan dalilnya. Berikut ini adalah urutannya:
- Niat mandi untuk mengangkat hadats besar. Dan ini termasuk syarat sahnya. Orang yang mandi tanpa ada niat untuk mengangkat hadats besar maka mandinya tidak sah, karena setiap amal ibadah harus ada niatnya.
- Membasuh kedua telapak tangan sebelum memasukkannya ke dalam bejana (ember, dsb) atau sebelum mandi. Ibnu hajar rahimahullah berkata: “Membasuh disini ada kemungkinan untuk membersihkan kotoran yang ada di tangannya, atau mungkin membasuh telapak tangan yang disyariatkan setelah bangun dari tidur.” (Fathul Bari 1/429)
- Membasuhi kemaluan dan membersihkannya dengan tangan kiri.
- Membasuh telapak tangan dan membersihkannya dengan sabun atau yang lainnya, seperti tanah.
- Berwudhu dengan sempurna seperti wudhu ketika hendak sholat. Untuk tata cara wudhu Rasulullah bisa anda baca disini.
- Menyela-nyela jari jemari yang dibasahi dengan air ke pangkal rambut sampai terasa basah dan terasa dingin di kulit kepala.
- Mengguyur kepala dengan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali.
- Mengguyur seluruh tubuh dengan mendahulukan bagian badan sebelah kanan kemudian sebelah kiri.
Demikianlah tata cara mandi junub yang saya ringkas dari Majalah Al Mawaddah ini, semoga bermanfaat dan semoga anda bisa melaksanakannya sesuai dengan apa yang telah dijelaskan oleh Rasulullah.
Atau untuk lebih jelasnya anda bisa merujuk ke link berikut ini untuk mendapatkan keterangan yang lebih lengkap mengenai pembahasan seputar mandi besar. Semoga bermanfaat!
Saya belum jadi Pasutri
kalau mimpi basah juga harus mandi besar loh
Alhamdulillah,…. dari dulu saya sudah melaksanakan tata cara yang benar, ternyata ngga salah
alhamdulillah klo udah sesuai aturan mas hehe..
kang kalau batasan volume airnya gimana? Soalnya pernah denger ada yang harus air mengalir, satu kolam atau gimana?
Ditunggu pencerahannya
silakan liat di link yang saya rujuk di artikel kang.. soale saya cuma ringkasannya hehe
ternyta banyak tata caranya ya
banyak mba.. gak maen jebur-jebur aja hehe
terima kasih y pap….
oh, kasih tau do’anya donk pap…:)
sama-sama mba..
do’a apa yah..
Mungkin doa sesudah mandi nya itu Mas.
Biar berkah dan segera punya momongan gitu
oh.. nanti saya cari lagi soalnya di yang saya baca gak ada..