<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>the men world&#039;s</title>
	<atom:link href="http://themenworlds.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://themenworlds.com</link>
	<description>pusat informasi pria dewasa, suami dan ayah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 03:19:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Perbedaan Cinta Dan Nafsu</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/05/18/perbedaan-antara-cinta-dan-nafsu/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/05/18/perbedaan-antara-cinta-dan-nafsu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 03:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta setelah menikah]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Ketertarikan terhadap lawan jenis merupakan sebuah hal yang lumrah dan wajar.  Siapa saja orangnya yang telah Allah karuniakan perasaan cinta, kasih dan sayang terhadap lawan jenis pasti akan membutuhkan pelampiasan. Entah itu dengan cara apa, yang pasti setiap orang akan melampiaskan perasaannya menurut cara dan gayanya masing-masing. Dan setiap orang pasti akan merasakan jatuh cinta. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="https://encrypted-tbn1.google.com/images?q=tbn:ANd9GcT-8gTdjLN8RcCNzYpWGIxZRwJAPYs_BXsV_mp32VqLiwG2Ii1q" alt="" width="163" height="142" />Ketertarikan terhadap lawan jenis merupakan sebuah hal yang lumrah dan wajar.  Siapa saja orangnya yang telah <em>Allah </em>karuniakan perasaan cinta, kasih dan sayang terhadap lawan jenis pasti akan membutuhkan pelampiasan. Entah itu dengan cara apa, yang pasti setiap orang akan melampiaskan perasaannya menurut cara dan gayanya masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan setiap orang pasti akan merasakan jatuh cinta. Karena jatuh cinta adalah sebuah proses alamiah dalam perkembangan jiwa manusia yang sekiranya selalu mengikuti cara berpikir, tingkat kedewasaan, proses bertambahnya usia dan banyak hal lainnya yang  terkadang kita tidak tahu apa penyebab seseorang bisa merasakan jatuh cinta.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-617"></span><em>Absurd.</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sebuah perasaan cinta akan terus ada selama ada respon. Baik itu penerimaan ataupun penolakan. Dengan penerimaan, seseorang akan bertambah cintanya. Dan ketika ada penolakan, ia akan terus memburu dan bergejolak hingga cintanya terlabuhkan entah dengan bagaimanapun caranya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang berlebihan, dan realitanya memang seperti itu. Sering orang menginterpretasikan rasa cintanya dengan sikap-sikap lebay dan norak. Dan mungkin akan terlihat saru definisi cinta itu karena ada satu lagi hal yang akan mengkaburkan esensi cinta yang hakiki, yaitu nafsu. Ketika cinta adalah pelukan mesra dan kecupan sayang, maka cinta dan nafsu akan saling berlomba. Mencoba jujur, apakah itu cinta atau nafsu?  Kalau matamu liar dan desah nafasmu memburu sudah bisa kita pastikan itu nafsu. Lalu kemana cinta? Cinta pada saat itu hanyalah akan menjadi <em>aktor figuran</em> dan hanya akan dipakai sebagai alasan pengkambinghitaman <em>zina</em> atas dasar cinta. Luruhlah cinta seiring hilangnya kegadisan dan keperjakaan..</p>
<p style="text-align: justify;">Kita tidak sedang berbicara cinta setelah menikah, karena itu jelas halal dan tidak perlu untuk dibahas dan dijawantahkan. Kita sedang berbicara cinta sebelum menikah. Cinta saat kita di sekolah, di kampus, di mall, atau di hotel? Siapa yang bisa membedakan cinta dan nafsu? Kalau memang benar tulus mencinta, maka menikahlah.. Tapi kalau tidak bisa tulus mencinta lebih baik putuskan saja pacarmu! <img src='http://themenworlds.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/05/18/perbedaan-antara-cinta-dan-nafsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikah Itu Mudah</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/05/14/menikah-itu-mudah/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/05/14/menikah-itu-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 17:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[menikah mudah]]></category>
		<category><![CDATA[mudah menikah]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian menikah]]></category>
		<category><![CDATA[sederhana dalam menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Menikah adalah salah satu dari rangkaian fase kehidupan yang pasti akan dijalani oleh setiap manusia. Dalam prosesnya, semenjak Allah menjadikan Islam sebagai agama yang sempurna dan penutup dari semua agama samawi yang ada (agama samawi: agama langit, adalah agama yang dipercaya oleh para pengikutnya dibangun berdasarkan wahyu Allah: wikipedia), Menikah juga telah Allah perintahkan dalam Al-Quran, dan begitupula dalam Hadits-hadits Rasulullah telah Beliau terangkan dengan sejelas-jelasnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.keluargamuslim.org/wp-content/uploads/2012/05/menikah-itu-mudah.jpg" alt="" width="275" height="183" />Menikah adalah salah satu dari rangkaian fase kehidupan yang pasti akan dijalani oleh setiap manusia. Dalam prosesnya, semenjak <em>Allah</em> menjadikan<em> Islam</em> sebagai agama yang sempurna dan penutup dari semua agama<em> samawi</em> yang ada (agama samawi: agama langit, adalah agama yang dipercaya oleh para pengikutnya dibangun berdasarkan wahyu <em>Allah</em>: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Abrahamik">wikipedia</a>), Menikah juga telah Allah perintahkan dalam <em>Al-Quran</em>, dan begitupula dalam <em>Hadits-hadits Rasulullah</em> telah Beliau terangkan dengan sejelas-jelasnya bagaimana sebuah pernikahan itu seharusnya dilaksanakan. Intinya, menikah bukanlah sebuah produk baru yang memungkinkan setiap orang untuk menciptakan proses pernikahan sesuai keinginannya sendiri, karena menikah adalah sebuah rangkaian prosesi yang  sudah ada ketetapan bakunya dan sudah jelas pula tuntunan syari’atnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-615"></span><em>“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.”</em> (QS. An Nuur (24) : 32).</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Wahai generasi muda! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara.”</em> (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud)</p>
<p style="text-align: justify;">Dan, menikah itu mudah. Mudah dalam <em>konteks</em>, bahwa <em>Islam</em> tidak pernah memberatkan ummatnya dalam hal perkara <em>ibadah</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">“<em>Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan</em>”. (Al Baqarah: 185)</p>
<p style="text-align: justify;">Ini sangat berbeda sekali dengan <em>konteks</em> kekinian, karena pada umumnya bayangan dari setiap orang yang ingin menikah adalah bahwa menikah itu sulit, terutama dari segi<em> finansial </em>dan juga syarat-syarat yang begitu tinggi dari para orangtua.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesalahan <em>fatal </em>dalam men<em>deskripsi</em>kan sebuah pernikahan inilah yang seharusnya kita ubah. Terutama dari setiap orang tua yang memiliki anak perempuan, janganlah menunda-nunda pernikahan anaknya apabila dirasa memang sudah waktunya. Tentunya setelah melihat bahwa si anak memang sudah siap dan ada laki-laki pilihannya yang memang sudah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kehidupan anak perempuannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Realita memasang harga dan syarat yang terlalu tinggi telah mengakibatkan tertundanya prosesi pernikahan yang harusnya dibuat mudah dan hal ini akan menjadikan kerusakan terjadi dimana-mana. Bunuh diri, depressi, sampai ada yang akhirnya terjadi zina dan hamil diluar nikah. Efek ini yang tidak pernah terpikirkan di awalnya, dan baru akan terjadi penyesalan sesudahnya ketika semuanya telah terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, mudahkanlah proses pernikahan dan sederhanakanlah. Niat baik dan suci haruslah di dukung oleh semua pihak, terutama orang tua. Walau jangan juga terlupa bahwa untuk menikah memang membutuhkan persiapan, baik itu ilmu, fisik, mental juga finansial. Untuk masalah finansial, apabila memang pihak laki-laki sudah memiliki pekerjaan yang penghasilannnya bisa mencukupi kehidupan diri dan keluarganya maka itu sudah cukup menandakan bahwa seorang laki-laki sudah siap untuk menikah. Yang sering menjadi masalah justru adalah finansial ketika prosesi akad dan pesta pernikahannya. Tidak jarang banyak yang menghabiskan uang puluhan juta rupiah, dan ini yang memberatkan dan menjadikan menikah itu sulit bagi sebagian orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, akhir kata. Mari kita ubah paradigma sulitnya menikah dengan kemudahan dalam menikah. <em>Insya Allah</em>, keberkahan dalam hidup akan kita raih dengan menikah di atas keridhoan Allah dan sunnah Rasulullah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/05/14/menikah-itu-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bijak Menyikapi Konflik Dalam Rumah Tangga</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/05/09/bijak-menyikapi-konflik-dalam-rumah-tangga/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/05/09/bijak-menyikapi-konflik-dalam-rumah-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 04:29:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kasus Rumahtangga]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[bijak menyikapi konflik]]></category>
		<category><![CDATA[konflik dalam rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen konflik]]></category>
		<category><![CDATA[solusi konflik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=659</guid>
		<description><![CDATA[Mendambakan keluarga yang harmonis memang bukanlah sebuah keniscayaan. Karena, keharmonisan keluarga bisa kita raih apabila kita mau berusaha untuk mempertahankan keutuhan keluarga di atas segalanya. Namun, perjalanan kehidupan rumah tangga memang tak selalu berjalan mulus. Adakalanya ombak kecil berusaha menggoyahkan bahtera rumah tangga kita, bahkan hingga badai besar yang siap untuk memporak porandakannya. Sudah siapkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSBlQrNSVi-nEciXLM2By9OTK-bIeil7ZbeTblKuSdFNuRmH2cuew" alt="" width="197" height="147" />Mendambakan <a href="http://themenworlds.com/2012/04/11/9-hal-yang-bisa-mengancam-keharmonisan-rumah-tangga/">keluarga yang harmonis</a> memang bukanlah sebuah keniscayaan. Karena, keharmonisan keluarga bisa kita raih apabila kita mau berusaha untuk mempertahankan keutuhan keluarga di atas segalanya. Namun, perjalanan kehidupan rumah tangga memang tak selalu berjalan mulus. Adakalanya ombak kecil berusaha menggoyahkan bahtera rumah tangga kita, bahkan hingga badai besar yang siap untuk memporak porandakannya. Sudah siapkah kita dalam menghadapi ini semua? Mari kita bergegas berbekal untuk menghadapinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">Konflik dalam rumah tangga</a>, memang tidak akan bisa kita hindari. Semua masalah, baik itu kecil ataupun besar pasti akan berujung pada <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik</a> yang harus kita hadapi. Memang, banyak sekali sebab dan pemicu masalah yang bisa memicu <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik dalam rumah tangga</a>. Apalagi di masa sekarang, terkadang masalah kecil sering dijadikan alasan utama bagi sebuah pasangan untuk menciptakan pertengkaran, perselisihan, bahkan hingga perceraian. <em>Naudzubillahi min dzalika</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-659"></span>Untuk itu, bijak menyikapi <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik</a> sangatlah kita perlukan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Menumbuhkan rasa saling pengertian dan intensnya komunikasi bisa menjadi salah satu cara dalam meminimalisir <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik</a>. Seringnya memang <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik</a> selalu berawal dari kesalah fahaman satu pihak yang memunculkan <em>miss communication</em> dan berujung dengan kesalahan pula dalam menyikapi pemicu <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik</a> yang ada. Hal ini tidak bisa kita anggap remeh, karena pada realitanya banyak sekali pasangan yang gagal dalam mencari solusi tepat dalam menyikapi satu permasalahan. Yang ada malah panasnya suasana, sama-sama egois dan tidak mau mengalah.</p>
<p><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "ca-pub-6518462461406687";
/* spanduk teks */
google_ad_slot = "2843710943";
google_ad_width = 728;
google_ad_height = 90;
//-->
</script><br />
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal ini, hendaklah masing-masing pasangan pula berusaha untuk bersikap terbuka dan tidak bermudah-mudah dalam memperpanjang masalah. Kalau ada solusi, mengapa harus membuka <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik</a>? Temukan akar masalah dan komunikasikan dengan pasangan bagaimana solusi terbaik untuk memecahkan masalah tersebut. <em>Insya allah</em>, apabila kedua belah pihak bisa sama-sama memahami arti pentingnya kebersamaan dan keharmonisan, maka tidak ada lagi konflik berkepanjangan dan tanpa solusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir kata, marilah kita senantiasa bersikap bijak dalam segala hal terutama dalam menyikapi berbagai problem yang ada dalam keluarga. Karena keluarga yang harmonis dan bahagia bisa dilihat salah satu faktor keberhasilannya dari bagaimana manajemen <a href="http://themenworlds.com/2012/04/09/konflik-dalam-rumah-tangga-dan-solusinya/">konflik </a>yang terdapat pada keluarga tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi bijak? Siapa takut!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/05/09/bijak-menyikapi-konflik-dalam-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memaknai Hakikat Pernikahan</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/05/07/memaknai-hakikat-pernikahan/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/05/07/memaknai-hakikat-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 02:11:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[cinta sampai tua]]></category>
		<category><![CDATA[hakikat pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[hasrat seksual]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan]]></category>
		<category><![CDATA[menyalurkan hasrat seksual]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[nilai kebersamaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Pernikahan adalah sebuah anugerah yang dalam pelaksanaannya haruslah dikerjakan sesuai dengan aturan dan syari’at yang telah Alloh dan Rasul-Nya nyatakan dalam Al Quran dan Assunnah. Sehingga dalam praktiknya nanti akan selaras dan sejalan dengan cita cita dan tujuan dari pernikahan itu sendiri. Lalu mengapa tidak semua orang yang menikah itu berhasil dalam membina rumah tangga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://linatussophy.files.wordpress.com/2010/04/kakek-nenek-bahagia.jpg" rel="noreferrer"><img class="alignleft" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:liJO0IiNrqP_3M:http://linatussophy.files.wordpress.com/2010/04/kakek-nenek-bahagia.jpg" alt="" width="184" height="143" /></a>Pernikahan adalah sebuah anugerah yang dalam pelaksanaannya haruslah dikerjakan sesuai dengan aturan dan syari’at yang telah Alloh dan Rasul-Nya nyatakan dalam Al Quran dan Assunnah. Sehingga dalam praktiknya nanti akan selaras dan sejalan dengan cita cita dan tujuan dari pernikahan itu sendiri. Lalu mengapa tidak semua orang yang menikah itu berhasil dalam membina rumah tangga dan bahtera pernikahannya?</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu banyak pasangan yang mengeluhkan pernikahannya tidak sesuai dengan harapannya. Ada yang gagal ketika usia pernikahannya masih seumur jagung, atau bahkan ketika usia pernikahan yang sudah dibilang lama pun bisa kandas di tengah jalan apabila masing-masing dari pasangan itu tidak saling mengetahui dan memahami apa makna dan hakikat dari pernikahan itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-632"></span>Pernikahan itu suci dan merupakan anugerah yang telah Alloh berikan kepada kita, dimana Alloh sangat menyukai pernikahan sebagai bentuk penjagaan terhadap manusia dari berbagai macam bentuk kerusakan diakibatkan <a href="http://themenworlds.com/2012/03/15/mengenal-macam-macam-kelainan-seks/">penyimpangan seksual</a> yang kini sudah sangat merajalela diakibatkan banyaknya orang yang berlama-lama dalam menikah atau memang sudah merasa <em>enjoy</em> dengan kehidupan bebasnya sehingga dia lupa akan fitrahnya sebagai manusia untuk menikah dan hidup berkeluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin banyak orang mengatakan bahwa dengan menikah akan tersalurkanlah hasrat seksualnya yang selama ini terpendam dan diharamkan. Memang benar, tapi hakikat pernikahan itu sendiri adalah jauh dari sekedar itu. Dimana ada hal yang sangat jauh lebih indah dan bermakna diatas nama pernikahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu makna yang indah yang terkandung dari mutiara pernikahan adalah indahnya nilai kebersamaan. Dimana cinta dan kasih sayang yang tulus akan menghiasi setiap hari dalam meniti bahtera rumah tangga hingga kita tua bahkan sampai usia pun menutup kita. Karena nilai-nilai kebersamaan itu lebih indah dibandingkan mutiara-mutiara yang lain, karena ia adalah cinta sejati dan kasih sayang yang murni dan senantiasa akan abadi hingga masa tua kita. Cara untuk  meraih kebersamaan tersebut yaitu diantaranya adalah dengan senantiasa terus berusaha untuk saling memahami dan berbagi baik dalam suka maupun duka, tidak ada amarah yang selalu diumbar dan tidak ada kedustaan yang akan membuat retaknya rumah tangga. Karena ia adalah suatu bentuk kejujuran yang berbalut keikhlasan untuk menyatukan semua rasa dalam hati hingga indahnya mutiara akan senantiasa berkilau walau masa tak lagi muda.</p>
<p style="text-align: justify;">Bayangkanlah sepasang kakek dan nenek yang senantiasa mesra hingga tua, sang kakek yang senantiasa menemani kemana nenek pergi. Dan nenek pun senatiasa tak pernah lelah menyeka peluh si kakek ketika ia kelelahan dalam aktivitasnya. Ah..sungguh indah bukan? Karena indahnya pernikahan bukanlah disaat kita muda saja. Tapi hakikat pernikahan itu adalah kebersamaan hingga kita tua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/05/07/memaknai-hakikat-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hubungan Pasutri Pasca Melahirkan</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/05/05/hubungan-pasutri-pasca-melahirkan/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/05/05/hubungan-pasutri-pasca-melahirkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 03:15:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[Khusus Suami]]></category>
		<category><![CDATA[Ranjang Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[Seks]]></category>
		<category><![CDATA[berhubungan suami istri setelah melahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[honeymoon]]></category>
		<category><![CDATA[penetrasi]]></category>
		<category><![CDATA[seks pasca lahiran]]></category>
		<category><![CDATA[seks pasca melahirkan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[Konten Dewasa &#8211; Ada beberapa saat dimana sebuah pasangan tidak boleh untuk melakukan hubungan pasustri, diantaranya adalah ketika sang istri baru melahirkan atau masih dalam masa nifas. Hal ini memang sangat berat di satu pihak, biasanya pihak suami. Karena, selama minimal 40 hari suami tidak akan melakukan hubungan suami istri secara normal. Namun, sebenarnya hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQo_WfgEJvhuCRytq5sjQ3fCWrvmVrcWKsIH4fIQxhdXv_Td6C7" alt="" width="190" height="150" />Konten Dewasa</strong> &#8211; Ada beberapa saat dimana sebuah pasangan tidak boleh untuk melakukan hubungan pasustri, diantaranya adalah ketika sang istri baru melahirkan atau masih dalam masa nifas. Hal ini memang sangat berat di satu pihak, biasanya pihak suami. Karena, selama minimal 40 hari suami tidak akan melakukan hubungan suami istri secara normal.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, sebenarnya hal itu tidak akan terlalu mengganggu dikarenakan seringnya suami pun sibuk dengan membantu mengurus bayi yang memang sangat butuh perhatian kedua orang tuanya. Nah, jadi harus butuh kesabaran ekstra jika memang tiba-tiba hasrat seksual suami sedang ‘<strong>on</strong>’. Karena hasrat tersebut memang normal bagi suami, walau kala itu sang istri tidak bisa memuaskan hasratnya dengan melakukan hubungan pasutri. Jadi gimana dong? <em>Hehe</em> pikir sendiri aja deh yang penting kan jangan <a href="http://themenworlds.com/2012/03/07/pasanganku-selingkuh-di-dunia-maya/">selingkuh</a> di belakang <img src='http://themenworlds.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-639"></span><img title="More..." src="http://themenworlds.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />Sebenarnya sih, masa nifas kan tidak lama. Minimal 40 hari, dan itu waktu yang wajar bagi suami untuk <a href="http://themenworlds.com/2012/03/03/puasa-setelah-melahirkan-bagi-suami/">puasa</a> dulu. Melakukan hal lain yang bermanfaat daripada harus memikirkan bagaimana memuaskan hasrat seksual. Masa sih mau bersenang-senang di atas penderitaan istri? Istri sakit luar biasa ketika melahirkan, masa kita udah kepikiran ingin bikin anak lagi <em>hihi</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hubungan pasutri nanti bisa dilakukan lagi ketika istri sudah benar-benar siap. Jalan lahirnya sudah bersih dan tidak keluar darah nifas lagi. <em>Hmm..</em> memang agak canggung untuk memulainya. Jadi mungkin siap-siap <em>honeymoon</em> kedua <em>hehe</em>. Ada satu pesan yang saya titip, bahwa kondisi fisik istri pasca melahirkan memang mungkin jadi sedikit jauh berbeda. Bukan hanya dalemnya, namun luar dalem <em>xixi</em>. Jadi jangan pernah mengatakan bahwa istri sudah tidak enak lagi ‘mainnya’ karena kita harus mengerti sebagian besar wanita sedikit trauma dengan hal ini. Jadi rasakan saja sensasinya untuk beberapa saat, semoga nanti kondisi istri bisa cepat normal. Berbadan <a href="http://themenworlds.com/2012/03/31/pesona-jilbab-sexy/">sexy</a> dan aduhai lagi <em>hehe</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada intinya lakukan saja dengan perlahan dan jangan terburu-buru, biasanya istri ingin melakukannya dengan<em> foreplay</em> (pemanasan) yang sedikit lama, karena daerah titik rangsangnya kini sedikit kurang peka. Setelah itu akhiri dengan <em>penetrasi</em> dan seterusnya hingga anda berdua merasa puas <img src='http://themenworlds.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba (khusus bagi pasangan yang lagi merasakan suasana pasca melahirkan kaya saya <em>hehe</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/05/05/hubungan-pasutri-pasca-melahirkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mengatur Keuangan Keluarga</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/05/03/tips-mengatur-keuangan-keluarga/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/05/03/tips-mengatur-keuangan-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2012 23:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kasus Rumahtangga]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[manage keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[memanage keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[tips memanage keuangan keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Keuangan keluarga memegang peranan yang sangat penting dalam perjalanan kehidupan rumah tangga. Dan ketiadaan faktor ini seringkali menjadikan konflik dalam rumah tangga. Untuk itu, bagi pasangan yang ingin menikah ada baiknya mempersiapkan terlebih dulu hal ini, tentunya dengan bekerja dan memiliki tabungan yang cukup agar bisa menguatkan pondasi keluarga dari sisi finansial. Namun bagi yang sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRiu3ZmnJsF6A1qu600NxDTjWv1IGaJQQ-VQ-d9oPeJy1vGx8n2" alt="" width="193" height="188" />Keuangan keluarga memegang peranan yang sangat penting dalam perjalanan kehidupan rumah tangga. Dan ketiadaan faktor ini seringkali menjadikan konflik dalam rumah tangga. Untuk itu, bagi pasangan yang ingin menikah ada baiknya mempersiapkan terlebih dulu hal ini, tentunya dengan bekerja dan memiliki tabungan yang cukup agar bisa menguatkan pondasi keluarga dari sisi finansial.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun bagi yang sudah berkeluarga, tentunya hal ini sangat mendesak sekali dan bukan hanya kesiapan yang dibutuhkan tapi respon cepat dalam memenuhi semua kebutuhan keluarga yang saat ini kondisinya sudah sangat urgent dan tidak bisa tergantikan. Bagi anda yang sudah menikah namun selalu mengeluh mengenai masalah keuangan anda, mungkin anda harus mulai memanage atau mengatur keuangan keluarga anda. Bagaimanakah caranya? Simak tips-tipsnya berikut ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-636"></span><strong>1. Tetap memiliki rekening yang terpisah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan tetap memiliki rekening masing-masing dan satu rekening bersama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, hal ini dapat membantu Anda berdua tetap waspada dengan keuangan bersama. Selain itu Anda berdua bertanggung jawab untuk keuangan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Membuat aggaran bersama</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pasangan, buat prioritas bersama. Pastikan berapa jumlah uang yang dapat Anda gunakan bersama dan mana paling penting. Pastikan setiap bulannya selalu ada anggaran untuk menabung, minimal 10% dari gaji.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Rencana</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Rencanakan hal-hal besar seperti membeli rumah, memiliki anak dan pensiun dengan matang. Ketika Anda memiliki rencana yang tersusun dengan baik, hal tersebut dapat membuat Anda berdua lebih fokus dalam mengatur keuangan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Hidup dibawah penghasilan Anda</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ini artinya bukan harus hidup susah, namun hidup sederhana dibawah jumlah penghasilan Anda. Jika tidak demikian, Anda akan kesulitan keuangan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Bicarakanlah dengan istri Anda</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Masalah sekecil apapun, atau pengeluaran pribadi Anda sebaiknya bicarakan dengan pasangan. Menjaga transparansi penggunaan uang bahkan sekalipun memiliki rekening yang terpisah itu sangat penting. Selain menjaga agar hubungan tetap baik, transparansi keuangan juga membuat rasa aman pasangan dan tahu alokasi keuangan satu sama lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tips Cara Mengatur Keuangan Pribadi Anda Agar Tidak Punya Hutang</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Agar keuangan tidak jebol di tengah jalan, berikut saya berikan tips yang berguna untk mengatur keuangan anda :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Sisihkan minimal 10 persen dari penghasilan anda tiap bulan untuk ditabung.</li>
<li style="text-align: justify;">Jika mendapatkan bonus pergunakan maksimal 50 persen dan sisanya ditabung.</li>
<li style="text-align: justify;">THR atau gaji ke 13 sebaiknya digunakan untuk menambah tabungan bukan sebaliknya, yaitu digunakan untuk keperluan yang tidak mendesak.</li>
</ol>
<p>Saya yakin jika hal ini dilaksanakan, anda tidak perlu mencari pinjaman saat ada keperluan yang sangat mendesak. Selamat Mencoba. Jangan pernah menganggap enteng masalah keuangan dalam pernikahan, karena hal ini malah sering menjadi pemicu retaknya sebuah hubungan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Perencanaan dan komunikasi yang baik dengan pasangan dalam hal keuangan adalah salah satu kunci bagi pernikahan yang kuat. </strong>(<a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7571699">sumber</a>)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/05/03/tips-mengatur-keuangan-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bikers, Bloggers, &amp; Safety Riding</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/04/26/bikers-bloggers-safety-riding/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/04/26/bikers-bloggers-safety-riding/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 12:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat safety riding]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya safety riding]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding dalam berkendaraan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[Memang asik kalau pergi kemana-mana memakai kendaraan sendiri. Baik itu menggunakan motor atau mobil pribadi. Selain  bebas dan tidak terpaku dengan jadwal keberangkatan angkutan umum yang terkadang tidak tepat waktu. Kita juga bisa lebih aman dalam berkendaraan, karena kita sendiri yang mengemudi kendaraan tersebut, sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran dan kenyamanan kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQSDkpABlzQTsh6Jqynzt53pVSyD3_5GjGlQQR3VP2Ag7e8Taeg" alt="" width="168" height="163" />Memang asik kalau pergi kemana-mana memakai kendaraan sendiri. Baik itu menggunakan motor atau mobil pribadi. Selain  bebas dan tidak terpaku dengan jadwal keberangkatan angkutan umum yang terkadang tidak tepat waktu. Kita juga bisa lebih aman dalam berkendaraan, karena kita sendiri yang mengemudi kendaraan tersebut, sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran dan kenyamanan kita dalam berkendaraan hingga kita bisa sampai di tujuan dengan selamat.</p>
<p style="text-align: justify;">Mmm..sebenarnya saya belum memiliki kendaraan sendiri, sepeda motor aja belum punya apalagi mobil <em>hehe</em>. Tapi orang tua dan istri saya mempunyai sebuah sepeda motor. Dan walaupun saya belum memiliki sepeda  motor sendiri, tapi saya sudah mempunyai SIM (Surat Izin <del>Menikah</del> Mengemudi) dari tahun 2008, tapi kini SIM nya hilang bersam dompetnya <img src='http://themenworlds.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Jadi saya bisa dibilang bikers juga dong? Bahkan setiap mudik lebaran idul fitri dulu, saya selalu pulang kampung menggunakan sepeda motor.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-612"></span>Ngomong-ngomong tentang bikers dan sepeda motor. Kayanya kita harus sangkutin satu hal lagi deh, yaitu tentang <em>safety riding</em> atau keamanan dalam berkendaraan. Mengapa hal ini sangat penting? Karena banyak sekali bikers yang menganggap <em>safety riding</em> ini sebagai hal yang sepele. Tentunya efek dari menganganggap remeh masalah <em>safety riding</em> ini akan berakibat fatal, ujung-ujungnya selain bisa kena tilang polisi, bahkan sampai bisa terjadi kecelakaan lalu lintas yang berujung kepada cacat seumur hidup hingga kematian yang merenggut nyawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya menerapkan<em> safety riding</em> ketika berkendaraan itu adalah sebuah perkara yang mudah, lagian manfaatnya kan untuk kita sendiri. Malah kalau kita gak menerapkan <em>safety riding</em>, yang nanti rugi bukan kita sendiri aja tapi juga orang lain. Gimana kalau terjadi kecelakaan lalu lintas terus yang celaka bukan kita aja, tapi pengemudi kendaraan lain, atau malah pejalan kaki yang tidak punya salah apa-apa. Berarti kita yang berdosa kalau menurut agama, karena kita sudah dzolim pada orang lain. Tentu lain halnya kalau memang kita sudah melaksanakan <em>safety riding</em> tapi terjadi kecelakaan, mungkin itu sudah takdir kita. Ya sudah terima aja <em>hehe</em></p>
<p style="text-align: justify;">Diantara hal-hal yang harus kita lakukan dalam melaksanakan <em>safety riding</em> dalam mengendari sepeda motor adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Selalu memakai helm ketika sedang mengendarai sepeda motor, memakai helm juga jangan asal yang menutup kepala tapi harus sesuai dengan SNI (<strong>Standar Nasional Indonesia</strong>), selain itu juga dianjurkan untuk memakai jaket dan sepatu. Selain untuk menahan dingin dan hempasan udara juga melindungi badan dan kaki apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.</li>
<li>Melengkapi semua perlengkapan kendaraan semisal kaca spion. Biasanya para pemilik sepeda motor banyak yang melepas kaca spionnya, entah itu salah satunya (biasanya kaca spion yang kiri) atau malah dua-duanya. Perbuatan ini bisa menyebabkan ditilang polisi bahkan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas, kaca spion kan gunanya untuk melihat kendaraan lain yang berada di belakang kita.</li>
<li>Selalu membawa surat-surat perlengkpan kendaraan, semisal SIM dan STNK.</li>
<li>Menyalakan lampu besar baik di siang hari dan malam hari. Kalau di malam hari, sudah jelas banget untuk menandakan kehadiran motor kita di jalan raya karena kan gelap, nah baru-baru ini juga kan sudah ada peraturan yang menyuruh kita untuk menghidupkan lampu besar di siang hari. Sebaiknya semua peraturan tersebut dilaksanakan.</li>
<li>Jangan Mengebut di jalan raya, membonceng penumpang lebih dari dua orang, berkendaraan sambil mendengarkan musik dan menelepon atau smsan, karena itu akan mengganggu konsentrasi kita dalam berkendaraan.</li>
<li>Selalu mematuhi rambu dan lampu lalu lintas.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Nah itu hanya sebagian hal saja yang bisa kita lakukan agar kita <em>safety riding</em>. Kalau sahabat narablog semua bagaimana? Apakah anda seorang blogger yang juga seorang biker seperti saya? Kalau iya, berarti kita harus menerapkan prinsip safety riding atau keamanan dalam berkendaraan. Karena blogger adalah manusia pilihan yang sangat menomorsatukan prinsip keamanan dan kenyamanan dalam segala bidang (bener gak sih kata-katanya <em>hehe</em>)</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat berkendaraan semoga selamat sampai tujuan ^^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/04/26/bikers-bloggers-safety-riding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengorbanan Cinta</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/04/25/pengorbanan-cinta/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/04/25/pengorbanan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 22:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[berkorban demi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta butuh pengorbanan]]></category>
		<category><![CDATA[pengorbanan cinta]]></category>
		<category><![CDATA[suami idola]]></category>
		<category><![CDATA[tukang ojek pribadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=565</guid>
		<description><![CDATA[Untuk meraih cinta memang selalu dibutuhkan pengorbanan. Setidaknya begitulah kata Bang Haji Rhoma Irama, sang maestro dangdut idolaku . Tanpa pengorbanan, biasanya cinta tidak akan berjalan dengan langgeng. Percaya deh, pengorbanan sekecil apapun sangat kita perlukan untuk melanggengkan cinta. Tentunya yang saya soroti adalah cinta terhadap pasangan kita, lebih khusus lagi adalah terhadap istri kita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS2weiJc6_EPnXncUfDY8tSlaX0er245vNejbKLw6bjaf_Gorn-" alt="" width="188" height="167" />Untuk meraih cinta memang selalu dibutuhkan pengorbanan. Setidaknya begitulah kata Bang Haji Rhoma Irama, sang maestro dangdut idolaku <img src='http://themenworlds.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Tanpa pengorbanan, biasanya cinta tidak akan berjalan dengan langgeng. Percaya deh, pengorbanan sekecil apapun sangat kita perlukan untuk melanggengkan cinta. Tentunya yang saya soroti adalah cinta terhadap pasangan kita, lebih khusus lagi adalah terhadap istri kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya konteksnya  berkorban disini bukanlah sebuah paksaan yang harus kita lakukan, karena apa yang kita lakukan memang sebuah keharusan yang berada dalam lingkup hak dan kewajiban suami istri. Tapi tetap saja kan? Walau begitu, sering kita merasa bahwa apa yang kita lakukan sudah sangat lain ceritanya ketika kita melakukannya sewaktu bujangan atau pacaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-565"></span>Baiklah akan saya urai satu persatu apa saja yang harus dikorbankan dalam sebuah pernikahan itu. Dan untuk lebih memudahkan, saya akan menjadikannya dalam beberapa point.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Materi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah hal yang paling lumrah yang memang dalam faktanya menjadikan sebuah kewajiban seorang suami untuk menafkahi istrinya lahir dan batin. Nafkah lahir berupa harta, uang belanja, perhiasan dan lain-lain yang sifatnya materi. Dan nafkah batin adalaaah… <em>ah</em> anda sudah pasti tahu jawabannya. Malu saya untuk membahasnya <em>hehe</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka dari itu sebelum anda diwajibkan memenuhi point ini. Alangkah baiknya anda semua mempersiapkannya sejak dini. Daripada anda dikebiri istri karena gak bisa memberikan jatah uang belanja. Lebih baik sebelum anda menikah, anda bekerja dan menabung dulu. Itu adalah sikap antisipasi nomor satu jika anda ingin hidup nyaman dan disayang istri. Fakta membuktikan, jaman sekarang para wanita tidak begitu membutuhkan cinta yang isinya hanyalah rayuan gombal semata. Preet.. <em>hehe</em>.</p>
<div style="float:left;overflow:hidden;margin:4px">
<script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "ca-pub-6518462461406687";
/* teks hitam */
google_ad_slot = "6698037437";
google_ad_width = 300;
google_ad_height = 250;
//-->
</script><br />
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script>
</div>
<p style="text-align: justify;">Para wanita sekarang sudah bisa berpikir logis dalam memilih seorang pria untuk dijadikan sebagai pasangan hidupnya. Mau dibilang cewek matre silakan, tapi ingatlah kawan! Tidak ada wanita yang mau diajak menikah untuk hidup dalam keadaan yang sengsara dan serba kekurangan <em>hehe</em>. Maka dari itu nasihat pertama dari seorang master pernikahan seperti <del>saya</del> adalah, disarankan kepada para calon suami yang akan menikah untuk menabung sebanyak-banyaknya dan minimal mempunyai pekerjaan tetap. Kalau anda mau nekad menikah dengan modal pas-pasan, maka itu tanggung jawab anda. Mungkin solusinya, anda bisa memilih calon istri yang bisa dibujuk untuk hidup pas-pasan <em>hehe.</em> Walau rezeki itu sudah diatur, maka apa yang saya tuliskan disini adalah sebagai bentuk antisipasi yang logis untuk anda yang sampai saat sekarang masih mengalami masalah dalam urusan finansial <del>seperti saya</del>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Tenaga</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah suatu bentuk pengorbanan yang sangat lumrah juga, yang biasa dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya. Apalagi seperti saya, yang kini sudah punya anak. Maka, hal yang paling sering saya lakukan ketika berada di rumah adalah… Melakukan hampir semua pekerjaan rumah kecuali masak, dimulai dari menyapu lantai, mencuci, menjemur baju, mengangkat jemuran dan menyetrikanya, membereskan tempat tidur dan buku-buku yang berserakan, antar jemput istri ke sekolahan, sampai mengantar istri belanja ke pasar. Dan timbal balik yang akan istri saya lakukan adalah istri akan memasak makanan kesukaan saya, memijit saya dan <em>eheem.. </em>Untuk usia 17 tahun ke atas lagi <em>hehe</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya semua pekerjaan rumah itu lazimnya dilakukan oleh seorang istri, tapi dikarenakan istri saya juga bekerja dan saya memang punya banyak waktu luang. Maka, sebagai bentuk kesadaran diri tingkat tinggi, saya pun ikhlas untuk melakukan itu semata-mata untuk meringankan beban istri saya. Mungkin anda akan berkata ” <em>So sweet banget sih, suami idola bangeeeet dech..</em>.” Prikitieeew…</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Waktu dan Pikiran</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika sudah berumah tangga, maka ada waktu-waktu yang harus kita korbankan untuk keluarga. Jangan pernah keluyuran setelah pulang kerja, kalau tidak mau pintu rumah dikunci dari dalam oleh istri dan kita dilarang untuk masuk apalagi bobo bareng <em>xixi</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan untuk mengantar jemput istri kemana saja adalah waktu yang harus kita luangkan, ikhlaskan kalau ternyata title “<strong>Tukang Ojek Pribadi</strong>” harus menempel pada diri anda. Meluangkan waktu untuk mendengar curhatan istri sebelum tidur dan temani istri ketika sedang memasak di dapur.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau misalnya istri juga bekerja, biasanya istri suka mendapatkan masalah-masalah dalam pekerjaannya. Bantulah untuk mencarikan solusi dan kalau kita bisa untuk menyelesaikan pekerjaan kantor yang ia bawa, maka ikhlaskan juga waktu anda untuk ikut begadang bersama istri <em>hehe</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir kata, itulah sedikit cerita mengenai pengorbanan untuk cinta. Saya tidak membahas cinta dalam ruang lingkup pacaran, karena pacaran itu tidak menjamin akan berujung pada pernikahan. Dan menurut saya, berkorban untuk pacar hanyalah membuang-buang waktu, uang, pikiran dan tenaga saja. Lebih baik curahkan semua pengorbanan itu untuk keluarga anda, kecuali memang anda sudah cukup kaya untuk banyak mengorbankan sesuatu untuk pacar anda yang belum tentu akan menjadi istri anda. Jadi lebih baik ajak pacar anda untuk menikah, kalau dia tidak mau mending putuskan saja pacar anda <em>hahaha</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/04/25/pengorbanan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beberapa Hal Penting Tentang Artikel Blog</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/04/25/beberapa-hal-penting-tentang-artikel-blog/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/04/25/beberapa-hal-penting-tentang-artikel-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 11:55:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[artikel blog]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat artikel blog]]></category>
		<category><![CDATA[hak cipta tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[kuantitas dan kualitas tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[postingan interaktif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=552</guid>
		<description><![CDATA[Ketika pertama kali mencoba menulis blog, jujur saja saya sempat merasa susah untuk menuangkan ide ke dalam sebuah tulisan dengan baik. Mungkin anda juga pernah merasakannya bukan? Iya, karena ternyata untuk  menulis itu butuh pelatihan dan kerja keras sehingga tulisan yang kita hasilkan nanti bisa berkualitas dan mempunyai nilai manfaat bagi orang lain. Sebenarnya tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT9jXMS1p36kRM_885r2QZ1k4Ux-zKF62TjM_E9UzWxJWi9Za4K" alt="" width="191" height="144" />Ketika pertama kali mencoba menulis blog, jujur saja saya sempat merasa susah untuk menuangkan ide ke dalam sebuah tulisan dengan baik. Mungkin anda juga pernah merasakannya bukan? Iya, karena ternyata untuk  menulis itu butuh pelatihan dan kerja keras sehingga tulisan yang kita hasilkan nanti bisa berkualitas dan mempunyai nilai manfaat bagi orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya tidak ada batasan atau aturan tersendiri dalam menulis blog, semuanya dikembalikan kepada pemilik blog itu sendiri mau mengisi blognya dengan tulisan yang seperti apa. Tapi tidak ada salahnya apabila anda memperhatikan beberapa hal berikut ketika akan menulis postingan/artikel untuk blog anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-552"></span><strong>1. Interaktif</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Alangkah baiknya jika blog anda dapat memancing orang lain untuk ikut berpendapat.  Dengan demikian, selain memancing kunjungan yang berulang, siapa tahu, pendapat pembaca yang ditulis di komentar malah ikut menjadi penarik perhatian pembaca lain untuk ikut berpartisipasi.</p>
<div style="float: left; overflow: hidden; margin: 4px;"><script type="text/javascript">// <![CDATA[
 google_ad_client = "ca-pub-6518462461406687"; /* teks hitam */ google_ad_slot = "6698037437"; google_ad_width = 300; google_ad_height = 250;
// ]]&gt;</script><br />
<script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">// <![CDATA[</p>
<p>// ]]&gt;</script></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Hak Cipta</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Biasanya dalam menulis sesuatu, kadang kita mengutip sebuah tulisan atau artikel dari blog atau website lain. Nah jangan lupa untuk menulis nama atau blog mereka sebagai sumber tulisan kita. Kita harus menghargai hasil kerja keras mereka loh. Jangan mentang-mentang karena di internet serba bebas dan gratis, terus kita dengan seenaknya <em>copy paste</em> tulisan orang lain. Ingatlah menulis itu membutuhkan tenaga dan pikiran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Kualitas dan Kuantitas</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau membicarakan masalah kualitas dan kuantitas memang sedikit rumit. Karena secara personal kita tidak bisa menjudge bahwa sebuah tulisan bagus atau tidak. Tapi mungkin kita bisa mengukurnya sendiri dan menjadikan parameter dengan membaca ulang tulisan kita sendiri. Alangkah bijak apabila kita selalu bertanggung jawab terhadap tulisan kita. Selalu bertanyalah pada diri sendiri apakah tulisan kita itu layak dipublikasikan atau tidak? <em>Hmm</em>, sebenarnya karena blog itu agak sedikit berbeda ya dengan buku diary. Apalagi kalau kita mengaitkannya dengan optimalisasi di <em>Search Engine</em>. Kualitas dan kuantitas memang tergantung dari apa tujuan yang akan kita capai. Terkadang memang pengaruh dari kuantitas dan kualitas tulisan itu selalu tidak sama dalam setiap tulisan. Tapi kalau memang kita orientasi untuk berbagi dengan orang lain, mungkin anda pasti akan memberikan sesuatu yang bermanfaat buat pembaca anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>4. Up to date</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau jenis blog anda adalah blog berita, maka pastikan bahwa tulisan anda tersebut tidaklah ketinggalan zaman. Kalau sudah tidak sesuai dengan waktunya, sebaiknya jangan di posting lagi dan mencari berita baru yang sesuai. Kaya berita-berita di Indonesia ini kan selalu update. Kemarin heboh berita Briptu Norman Kamaru Goyang Chaiya-chaiya, <em>eh</em> sekarang hebohnya Norman lagi ciuman sama cewek. Pusing lah kalau mau posting berita-berita di Indonesia. Seringnya lebay dan terlalu diekspos. Tapi kalau memang tulisan anda sifatnya <em>evergreen</em> atau bisa kapan saja di posting dan tidak berkaitan dengan waktu, maka tidak masalah dengan poin ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Buat batasan sendiri.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Cobalah untuk menuliskan apa yang benar-benar anda ketahui. Karena ini berkaitan dengan hal-hal yang akan timbul di kemudian hari, seperti pertanyaan-pertanyaan dari pembaca. Jadi ketika terjadi hal seperti ini, anda sudah punya persiapan jawaban dan penjelasan yang bisa anda berikan kepada para pembaca. Seperti misalnya di blog ini, walau kategorinya <em>personal blog</em> yang isinya campur aduk, tapi saya membatasi diri dengan beberapa tema yang saya konsisten dalam menulisnya. Misalnya tentang pernikahan, artikel islam dan tips blogging. Ketiga hal ini memang sedikit saya kuasai, jadi apabila nanti ada pembaca yang bertanya saya sudah pastikan untuk bisa menjawabnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Perbanyak Sumber Anda</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini untuk lebih memvariasikan tulisan atau cukup pastikan bahwa sumber yang anda punya <em>bonafide</em> dan bisa dipertanggungjawabkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Gunakan cerita atau bubuhkan sedikit emosi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya menulis untuk blog itu sangat berbeda dengan menulis sebuah karya ilmiah. Mungkin, akan lebih baik jika anda membubuhkan sedikit cerita atau imajinasi anda dalam tulisan-tulisan di blog anda. Disamping itu, anda juga bisa memasukkan perasaan yang anda rasakan dalam tulisan anda. <em>Hmm</em>, walau terkesan lebay dan mendramatisir. Tapi pembaca akan merasa enjoy, misalnya ketika anda membuat sebuah postingan yang mempunyai pesan positif dan nasihat didalamnya tapi anda buat dengan gaya bercerita. Pasti pembaca akan lebih menangkap maksudnya daripada anda langsung bilang bahwa wanita yang tidak memakai jilbab pasti akan masuk neraka.<em> Hehe</em> yang ada pembaca akan bete duluan.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah 7 hal yang bisa anda pertimbangkan ketika anda akan menulis artikel di blog. Saya mengembalikan keputusannya kepada anda sendiri. Tapi mungkin satu saat nanti, saya yakin anda pun ingin tulisan yang anda buat bisa bernilai tinggi dan tidak lagi menulis dengan asal dan tanpa perhitungan ^^</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga bermanfaat.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Inspired by</em> Assep Purna Mulyanto dalam bukunya Membangun Program Satu Juta Blog.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/04/25/beberapa-hal-penting-tentang-artikel-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menulis Konten Yang Bagus</title>
		<link>http://themenworlds.com/2012/04/23/cara-menulis-konten-yang-bagus/</link>
		<comments>http://themenworlds.com/2012/04/23/cara-menulis-konten-yang-bagus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 12:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papap arfa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[cara menulis konten]]></category>
		<category><![CDATA[konten blog yang bagus]]></category>
		<category><![CDATA[konten yang bagus]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas tulisan yang bagus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://themenworlds.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Masih seputar ngeblog dan menulis nih. Kali ini saya akan sharing tentang cara menulis konten yang bagus. Konten disini, maksudnya adalah tulisan untuk blog atau web kita. Dan bagus yang saya maksudkan adalah dari segi kualitasnya. Apabila saya perhatikan, biasanya pembaca blog jarang menghabiskan waktu mereka untuk membaca tulisan kita secara utuh. Mereka hanya akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhISEBUPERAREA8REA8TEBEQEBAQDxAQFBYVFRUQFBIXHCYeFxojGRISHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHyQ1LDU1KSwsLCwsKS8qLCosLS8pKSwsKiwvLCwsLyksKiwsLCwsLCwpLDUsLDUsKSwpKf/AABEIAMMAwgMBIgACEQEDEQH/xAAbAAEAAgMBAQAAAAAAAAAAAAAABAUCAwYBB//EAD0QAAIBAgQCBgcHAgYDAAAAAAABAgMRBAUSITFRBiJBYXGREzKBobHB8CNCUmJy0eEUskNzgpKiwgckM//EABoBAQACAwEAAAAAAAAAAAAAAAAEBQECAwb/xAAjEQEAAgICAgICAwAAAAAAAAAAAQIDEQQxEiETQSLRFFFh/9oADAMBAAIRAxEAPwD6RGc8XWcdbjSjd2XDTey27W+8sF0Ypr1Z1Iv8Skk/gROjXUrVKb9ZK3+1tfM6QChqV6+Fa1v01Fu2r78fb+5dUK0ZxU4u8ZK6Yr0FOLhJXjJWZpwGAVGOiMpON79aztztYCS2ao4uDdlODfJSi38SgzmtOrXWGi7Ruk+TdrtvnZE2PRijaz1t/i1W93AC4BQ1adXC9aMnVo9sZcYr5eK8i4w2JjOKnF3TX0mBuBrq14xtqko3dld235GakB6BcAADFTQGQAAAAAAAAAAAAAAAKTNsFKFRYqkrtf8A0iu1cL+Wz8yywWPhVjqg7812xfJoklbiMkg5a4SlRqfihsn4xAsjFTT4NOzs7O9nyZUVMJi/VVaDX4raZfA25Tk/om5ym5TlxtfT/L72BAoRtmEr9upr2xR0ZRZ3RdOrDExV1FpT/fybXkXVGqpRUk7pq6fcAqwUk4vdNNNdzKTo9UcZ1KL+6217HpfyL1nPZS//AGqj/X/cgN/Sd/Zx/X8macNja84qNKCUYxS1StvZc3sbek/qQX538C2w0erH9MfggKmWOxFLerFSj2uNtvavmWuFxcakVKL2fmnyZnVppqz3T4ruKXJHpqVKfYr29jt8ALucijyqblXnL9XxsSs0VVPXTa0qO8du/cqsnx0YSeq/Wtut/riB1KPTVQrKSundc0bQAAAAAAAAAAAAAAAav6mOrRqWu19Ldm13LtA2gADGpTUk4tXTVmnwaKj+iq0G3Reum9/Ry4rwZcgCixGezS0+hlGfDe7SfNbbmeQZfKCdSaalLgnxtxu/FlzYWAo+kz2gvzS+Bc0VsvBFVn+GlJRcYtpN3tvbh2FvBAJlFk+9eo/H+4vKj2KTIV1pvvXvbAs8wlanJ/ll8CtybCRlTepJ3k+K7kTc3lalLwXvaMcljakva/eBJpUo042Wy3e5Cq55FOyTfeY53iLRUFxk/cvpG3A5dFR3Sb7WwN2FzKM+D35PiTEynx+B09eGzW+3DxsT8DiNUU/q4EoGLmepgegAAAAAAAEHF5fCVSFRycakWtO66yTvaz8X5k4q+kVDVQbXGDUl8H7mBaIEbAYjXShPnFX8eD96NUM6ot6VUV++6XmBOB4pHoAAAeWPQANdVbeZU5BSaUrqzvG9+PD+S5aCiBWZ7L7PxkjflkbUo/pRhm+Gc4bcU7259xry7HRcVFu0kkrPy2Ag5wnKrGK42VvG7/Y20MwnDaovb9cT3Hq1aEuzZe/+Sy9ApKzSYGmeJjOOzvsaMnns1yf18DXicqa3g2u7+TZldBxTurbgY5riWmknbczhmqW3Ei46nrqqP1zJlHK4pcPMCTQxqZKTKSUHCRaUa3VuAr19JlQrXK3G17uxNwMdgJYAAGuvS1RcXwlFp+1GwMCn6Oz+zlTfGE5Jruf86vIj4LBwp1JUasYvW705SW0l+G/YydhsDKFec1b0dRX71LvXn5m3E+jqSdGad7alfa/fF80BFqUZYfr07yo/fpt30r8UWWdCspRUou6aumVqrTo9Wp16T2VS3Wj3TXzLHDwilaCSjxVuG4G0xnNJXfBcTIj41dRrmmjMdsTOoe4fGQnFShJSi+EotNP2m8+RdD8wqRxVOEZyUZytKKfVkrPivYfWqb2O/IwfFbW0Xicn+RXetMwAR0t40R5YGOrVbdO90SQBXZnhdUduK3QwGMUlZ8Vx/cnyjcrcXlu+qPVl3doE2pXiuLPZNWKZYKrJ9Z7eJZyjphbkgIGHWqs3yLmK2KjK43bfNlu+AFXj3ubYxegj4l3mTeEPYBQ1JtTLzAV7oro0NUizw2F0gTLg8sAPQAAI+LwimuUk7xkuMZc0SABXLF2+zrJJvZS/w6i8ex9xoy2uo1ZUE7w9aG97drj7/cWlWipK0kmnxTV0RcNlNOEtcU09+1tICcaMX6r8DeacT6pmO2LdPkfRWNsdS7py/tkfXqT2Pj+UYhU8dGUmoqNSpdt2Ssp9pe5l/wCQnqUaCWlPeUl6/cl2L3+Ba8rDfLePH+lDwuRTBjnyn7/T6M2RFmcNbp6lrja8e2zV0+8q8g6RRxMdk4zS60Xv7U+RzPSfB1o4h1ldRbjplFvZpJb8uBCx4N2mtvUrLLydUi9I3D6JGVzIh5Y36OOrd6Y3ffbcmEeY1KZWdxsPLHoMMvNJGx0XpduRKPHECBltGy8ybVex7GNjVipbAVkd5kzFStEjYON5XNmPn2AY5fDe5aJEPL4bE0AAAAAAAAAAABpxHA3GFSN0ZhienwzNKLdecYpt+lqJJK7fWfYSckyfXiI0at4btNW610r6d+B1uI6Kzp4yNZdanKrdtLeDk3s1y34kbpPhHRxEK8Va+l/6ofxbyZexyItEVr9w8vPEmkze8dT1/jtMuy6FGnphFRXd297fayhj0mj/AFE6FVLTrcYu11bhaS7fE6HD4lSpKS4NJrwe580lvjfGv/2IGCnnNvJacnJ8cU8On1jD2tsbSnxWaKjS1vdK3bzJOX5nCrHVFpr62ZEmk62sK5K78ftPAuDm6gAAGqtTurG0ARaOHsQcW7yLdoqsbTadwJ+FjsbyJgqt0SwAAAAAAAAAAAAADFwOe6XZZ6Si7K8otSjbjtxS9lzozCpTub0vNLRLnlxxkrNZcn0YxbeH0PjBuPs4r67jksEtWNX+c3/ybPotXKowcpxVnJdZLg3+Lx4nA5Rh3/WK6+/J/EscNonztCn5FLV+Osug6Y1bYe35o/M5jI+kk6N0kmm78WX/AE2l9nGP5vkRujuRQqUbyim23v2+ZvjmtcP5NM0XtyPwnqHT5H0ijWXKXamXyZ8upJ4bE2T2TXtiz6Tgat4pkLkYorO69SseJnm8TW3cJIAIqcAAAa6lJM2ADTSoWNwAAAAAAAAAAAAAAAAAGM4XRVVMjh6VVkrSV79+1t+8tzxo2raa9NLUi3b5/wBOHvCP6vkW/RaFsOvBv3s29JMidW0l6yvbk+4kZfhfR0EntaKJlrxOKKwr64rRntaenE57O+KfijsqWaxpUk5O2yOJxXXxT/X8yX0lnLTGK5Mk3xxfxrKHjyzj87w67AdJqdR2T35dpd06iaufIcHh6tO1Tex9AyDOFKKTe5Fz8eK+6pvF5c39X7dCDGMrmRCWQAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAADxxIeYR6jtyJprrU7qxmJ1LW0bh8ywNFvE3f4myZ0ilHq9x0eIyRRm6i22d/E4XPoydVq/bsW2O0ZLRMfSizUnDSYn7l0KcJYfs9U5/LcRNVbRva5DePqQjo3sdB0RweuWpo3mvx1mZcov8ANesR6l3OVybgr8bE410KdlY2FNady9FWNRoABhsAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAArc5qaaba5M+WYuvKVW7vxPrGZ0dUGu44VYBKbTRY8S8ViVRz8drWh5gcuhXSvxOuyXJ1SWxyeEk6VXbhc7zL6+qKZryLWiPXTfh1rM+49pQAIC0AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAABjON1Y5PPsE4vUjriLjcIpxaOuO/jLjmx+ddPmWIzC8ku253vRypemjn8X0UfpLpdp1WU4P0cUiVyL0mkaQOJivXJM2WAAIC1AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAGLguR6kAB6AAAAAAAAAAP/2Q==" alt="" width="170" height="171" />Masih seputar ngeblog dan menulis nih. Kali ini saya akan <em>sharing</em> tentang cara menulis konten yang bagus. Konten disini, maksudnya adalah tulisan untuk blog atau web kita. Dan bagus yang saya maksudkan adalah dari segi kualitasnya. Apabila saya perhatikan, biasanya pembaca blog jarang menghabiskan waktu mereka untuk membaca tulisan kita secara utuh. Mereka hanya akan memperhatikan sekilas dan jika tidak menarik menurut mereka, pasti tulisan kita akan langsung ditinggalkan atau minimalnya akan langsung berkomentar walau dengan alasan hanya untuk menggugurkan kewajiban membalas kunjungan saja. Ironis sekali kan? Padahal kita mengharapkan apresiasi lebih dari pembaca untuk tulisan kita itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-555"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itulah, masalah konten ini memang harus kita perhatikan sekali. Ujung tombak dari sebuah blog adalah konten blog itu sendiri. Kalau pembaca sudah enggan membaca tulisan di blog kita. Maka itu pertanda kita harus mereview lagi tulisan-tulisan kita terutama dari segi kualitas tulisan tersebut. Ada beberapa tips dari blogger senior yang mungkin bisa membantu anda dalam membuat tulisan yang bagus, diantaranya adalah</p>
<div style="float:left;overflow:hidden;margin:4px">
<script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "ca-pub-6518462461406687";
/* teks hitam */
google_ad_slot = "6698037437";
google_ad_width = 300;
google_ad_height = 250;
//-->
</script><br />
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script>
</div>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Buatlah daftar tulisan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Maksudnya adalah melakukan sistem pelabelan atau kategorisasi untuk blog kita. Baik itu bagi anda yang menggunakan <em>blogspot.com</em>, <em>wordpress.com</em> atau blog-blog yang berdomain sendiri. Setiap label atau kategori akan mewakili tulisan-tulisan dari jenis yang sama sehingga jika pembaca tertarik, mereka bisa mengklik label atau kategori tersebut dan keluarlah nanti tulisan-tulisan yangs sejenis. Nah, buatlah daftar ini menggunakan kata-kata yang tepat dan memang bisa mewakili tulisan-tulisan anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Jenis tulisan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Di dunia internet, tulisan yang menggunakan <strong>bold</strong> (tulisan tebal), <em>italic</em> (tulisan miring), dan underline (garis bawah) akan membantu mesin pencari dalam menelusuri situs anda. Hal itu turut meningkatkan popularitas blog tersebut di <em>search engine</em>. Di samping itu, penggunaan efek khusus pada tulisan ini bisa memberikan penekanan pada pembaca tentang apa yang sebenarnya ingin anda sampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Gambar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penggunaan gambar turut menarik perhatian pembaca. Namun, mungkin perlu diperhatikan untuk tidak menggunakan gambar secara berlebihan karena akan memperlambat waktu <em>loadpage</em>. Efeknya, web atau blog akan lebih lambat muncul ketika diklik, awalnya ingin untung eh malah buntung.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Jeda</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sediakanlah sedikit jeda pada tulisan, mungkin antar paragraf. Tujuannya agar para pembaca tidak merasa terlalu dijejali ketika membaca tulisan yang bertumpuk-tumpuk. Dengan adanya jeda, mereka akan memiliki kesempatan untuk menarik nafas terlebih dahulu untuk kemudian melanjutkan membaca tulisan kita sampai selesai.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Paragraf pendek</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jangan terlalu memaksakan tulisan muncul dalam satu paket utuh. Bagilah ke dalam paragraf-paragraf kecil sehingga mungkin akan lebih nyaman bagi pembaca anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. To the point</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jangan biarkan pembaca membaca tulisan yang bertele-tele karena hal itu tidak akan menyenangkan bagi mereka. Pastikan mereka sudah mendapatkan ide tentang tulisan anda di awal kalimat, dengan kata lain, sesegera mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah beberapa tips yang mungkin bisa berguna bagi anda para blogger yang ingin mengisi blog anda dengan postingan-postingan yang baik dan berkualitas. Semua tips diatas dimaksudkan supaya blog kita bisa lebih baik lagi dan bisa menebar banyak manfaat bagi para pembacanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam ^^</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Inspired by</em> Assep Purna Mulyanto dalam bukunya Membangun Program Satu Juta Blog.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://themenworlds.com/2012/04/23/cara-menulis-konten-yang-bagus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

